Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
DPR AS Bersiap Akhiri Penutupan Pemerintah Terpanjang
Wednesday, 12 November 2025 23:30 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

DPR akan berupaya mengakhiri penutupan pemerintah terlama dalam sejarah AS pada hari Rabu, dengan pemungutan suara atas paket pendanaan sementara untuk memulai kembali bantuan pangan yang terganggu, membayar ratusan ribu pegawai federal, dan menghidupkan kembali sistem kendali lalu lintas udara yang lumpuh.

Partai Republik saat ini memegang mayoritas tipis 219-213 di DPR. Namun, dukungan Presiden Donald Trump terhadap RUU tersebut diperkirakan akan menjaga persatuan partainya dalam menghadapi oposisi keras dari anggota DPR dari Partai Demokrat, yang marah karena kebuntuan panjang yang dilancarkan oleh rekan-rekan mereka di Senat gagal mengamankan kesepakatan untuk memperpanjang subsidi asuransi kesehatan federal.

Delapan anggota Senat dari Partai Demokrat pada hari Senin berselisih dengan pimpinan partai untuk meloloskan paket pendanaan tersebut, yang akan memperpanjang pendanaan hingga 30 Januari, membuat pemerintah federal berada di jalur untuk terus menambah sekitar $1,8 triliun per tahun ke dalam utangnya yang mencapai $38 triliun.

"Permohonan mendesak saya kepada semua kolega saya di DPR -- artinya setiap anggota Partai Demokrat di DPR -- adalah untuk berpikir dengan cermat, berdoa, dan akhirnya melakukan hal yang benar," ujar Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson, yang membuat majelisnya reses selama hampir dua bulan sebagai taktik tekanan dalam negosiasi penutupan pemerintahan, kepada para wartawan.

Anggota DPR dari Partai Demokrat tetap menentang keras, marah dengan kesepakatan Senat yang dicapai kurang dari seminggu setelah Partai Demokrat memenangkan pemilihan penting di New Jersey, Virginia, dan New York City. Kesepakatan tersebut, yang menurut banyak orang, memperkuat peluang mereka untuk memenangkan perpanjangan subsidi asuransi kesehatan. Meskipun kesepakatan tersebut menetapkan pemungutan suara Desember mengenai subsidi tersebut di Senat, Johnson belum memberikan janji serupa di DPR.

"Donald Trump dan Partai Republik percaya bahwa krisis keterjangkauan di Amerika hanya rekayasa. Itulah sebabnya para ekstremis ini tidak melakukan apa pun untuk menurunkan biaya hidup yang tinggi. Anda berhak mendapatkan yang lebih baik," kata pemimpin DPR dari Partai Demokrat, Hakeem Jeffries, dalam sebuah unggahan di media sosial pada hari Rabu.

Jika disetujui oleh DPR, paket pendanaan tersebut harus ditandatangani menjadi undang-undang oleh Trump, yang memuji pengesahan Senat sebagai "kemenangan yang sangat besar" pada hari Selasa.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS